Autorun Virus Remover provides protection against any malicious programs trying to attack via USB drive. When a USB device is inserted into your computer, Autorun Virus Remover will automatically scan it, block and delete autorun virus, trojans, and malicious code. Also, it can detect and remove USB virus such as autorun.inf virus in your computer.
Now you can be assured of immunity from those nasty pen drives, which are major sources of nasty viruses/trojan horses/worms.
100% Working - Patch/keygen included
USB Autorun Virus Remover v2.3 FULL VERSION-WORKING 100%
CorelDRAW Graphics Suite X5 SP3 (Portable)
- More speed with new multi-core support
- More rich content and professional templates
- More learning tools, video tutorials and expert tips
- More compatibility, with support for over 100 file formats
- More color control and consistency
- More Web capabilities, including Flash animation support
- More output options for print, Web, digital signs and more
Features:
What's Included
CorelDRAW® X5
Intuitive vector illustration and page layout software
System Requirements:
Microsoft Windows 7, Windows Vista , Windows XP, with latest service packs installed (32-bit or 64-bit editions)
Intel® Pentium 4, AMD Athlon™ 64 or AMD Opteron™
1 GB RAM
750 MB hard disk space (1 GB for typical installation without content). Up to 6GB needed to install extra content
Mouse or tablet
1024 x 768 screen resolution (768 x 1024 on a Tablet PC)
DVD drive
Microsoft Internet Explorer 7 or higher
Note:
- 1=start CorelDRAW Graphics Suite then choose "Other Activation Options"
- 2=Choose "Phone Corel"
- 3=Open keygen That Included and copy "Serial number" and "Installation code" and generate Activation code
- 4=Enjoy!
CorelDRAW Graphics Suite X5 SP3 (Portable)
Download From Mediafire

Nero v9.4.26.0
This easy-to-use yet powerful multimedia suite, gives you the freedom to create, rip, copy, burn, edit, share, and upload online. Whatever you want music, video, photo, and data , enjoy and share with family and friends anytime, anywhere.
With easy-to-use Nero StartSmart command center, your digital life has never been more flexible, feasible, and fun.

Cara Memperbaiki HardDisk
Salah satu penyebab dari komputer sering hang, komputer restart sendiri dan terjadinya tampilan bluescreen adalah terdapatnya masalah / kerusakan pada hardisk komputer. Kerusakan pada hardisk ini diantaranya disebabkan karena sering dimatikannya komputer tanpa perintah shutdown dan karena gangguan pada aliran listrik seperti matinya listrik secara tiba-tiba atau terjadinya lonjakan pada tegangan listrik seperti yang biasa terjadi ketika adanya petir saat hujan. Selain itu faktor usia (lifetime) dari hardisk itu sendiri juga merupakan hal yang dapat mempengaruhi performa dari hardisk. Dalam kesempatan ini saya akan berbagi informasi mengenai Cara Memperbaiki Hardisk menggunakan Perintah Checkdisk/ CHKDSK.EXE.
- Pada tampilan Command Prompt ketik perintah: CHKDSK D:
Perintah tersebut akan menjalankan CHKDSK pada Drive D dalam mode read-only. - Ketikkan perintah: CHKDSK D:/F
Perintah tersebut digunakan untuk merepair error tanpa melakukan scanning bad sector. - Ketikkan perintah: CHKDSK D:/R
Perintah tersebut digunakan untuk merepair error, menemukan bad sector dan me-recover data.
- Buka Windows Explorer, atau My Computer.
- Klik kanan pada hardisk yang akan di-cek, klik Properties.
- Klik tab Tools, pada pilihan Error Checking klik Check Now..
- Jendela Check disk option akan tampil.
- Untuk menjalankan Chkdsk pada mode read-only mode, klik Start.
- Untuk merepair error pada file system, check Automatically fix file system errors,
- Untuk merepair error, menemukan bad sector dan me-recover data pilih Scan for and attempt recovery of bad sectors,
- Anda juga dapat mencentang kedua pilihan tersebut apabila diperlukan.
- Apabila muncul pesan : Chkdsk cannot run because the volume is in use by another process. Chkdsk may run if this volume is dismounted first. ALL OPENED HANDLES TO THIS VOLUME WOULD THEN BE INVALID. Would you like to force a dismount on this volume? (Y/N) ketik Y dan Enter.
- Apabila muncul pesan: Chkdsk cannot run because the volume is in use by another process. Would you like to schedule this volume to be checked the next time the system restarts? (Y/N) Ketik Y, dan ENTER lalu restart komputer untuk menjalankan Scandisk.
- Apabila komputer masih bisa booting dan login ke windows maka kedua cara untuk menjalankan CHKDSK.EXE tersebut diatas (melalui command prompt maupun Windows Explorer) dapat kita lakukan.
- Apabila Hardisk tidak bisa booting, maka kita harus mengambil hardisk tersebut dan memasangnya pada komputer yang lain, baru kemudian menjalankan perintah Checkdisk/CHKDSK.
- Menggunakan CD Setup Windows dan jalankan perintah CHKDSK melalui Menu Recovery Console..
- Menggunakan CD UBCD4WIN. Caranya klik Start - Program - Disk Tools - Diagnostic, klik Check Disk.
Cara Memperbaiki FlashDisk Yang Rusak
Catatan tentang cara memperbaiki flashdisk yang rusak ini saya tulis untuk melengkapi postingan sebelumnya tentang cara memperbaiki flashdisk yang terbaca 0 byte. Tadi siang saya diminta temen saya untuk memperbaiki 2 buah flashdisk merk Transcend yang masing-masing kapasitasnya 1 GB.
Saat dicolokkan ke USB port, Flashdisk yang satu langsung ter-detect dan terbaca sebagai drive I tetapi ketika di-klik muncul tulisan "Please insert a disk into drive I:" saya lihat properties-nya flashdisk terbaca 0 byte. Sedangkan untuk flashdisk yang satu lagi ketika dicolokkan ke USB port tidak terdeteksi sama sekali. Sayapun memutuskan untuk mencoba memperbaiki flashdisk yang masih ter-detect sama windows.
Berikut langkah-langkah saya dalam memperbaiki flashdisk yang rusak tersebut:
1. Memformat Flashdisk menggunakan HP USB Disk Storage Format Tool
Terinspirasi pengalaman beberapa waktu lalu ketika memperbaiki flashdik yang terbaca 0 byte, sayapun mencoba mempformat flashdisk yang rusak tersebut dengan tools HP USB Disk Storage Format Tool , tetapi tidak berhasil. Software HP USB Disk Storage Format Tool tidak mendeteksi adanya flashdisk.
2. Menggunakan Software untuk memperbaiki Flashdisk.
Langkah kedua adalah menggunakan beberapa tools / software yang biasa dipakai dalam memperbaiki flashdisk yang rusak seperti misalnya, Super Stick Recovery Tools, tetapi tetap flashdisk tidak terbaca. Kemudian saya gunakan program Low Level Format dan Seatools for Windows, flashdisk terbaca tetapi tetap tidak bisa diperbaiki.
3. Reprogram ulang IC Controller Flashdisk
Akhirnya saya ketemu artikel yang menyarankan untuk me-low level format USB Flashdisk sekaligus memflash / program ulang IC Controllernya. Setelah saya bongkar ternyata IC Controllernya adalah ALCOR-AU6986. Setelah googling akhirnya ketemu juga software AlcorMP_UFD untuk IC ALCOR-AU6986.
Cara memperbaiki Flashdisk menggunakan AlcorMP_UFD tools ini adalah sebagai berikut:
- Download program AlcorMP_UFD untuk IC ALCOR-AU6986 disini
- Setelah diekstrak jalankan file ALCORMP.EXE.
- Klik menu setup, apabila muncul jendela password klik OK aja,
- Tampilannya seperti gambar dibawah, ganti Scan Mode menjadi Low Level Format.
- Klik Start(A) untuk memulai proses, dan tunggu sampai selesai.
- Setelah berhasil, saya format ulang lagi Flashdisk dengan Format bawaan Windows
- Dan jreng... Alhamdulillah Flashdisk kembali normal.
Cara Menghindari Malware Yang Merusak Komputer
Malware atau malicious software adalah program (code, scripts, active content, dan lainnya) yang dibuat untuk menggangu atau merusak kode program atau operating system yang kita pakai. Contoh dari malware diantaranya dikenal dengan istilah Virus, Worm, Keylogger, Browser Hijacker, Trojan Horse, Spyware, Adware, Backdoor.
Lewat malware yang menginfeksi komputer kita, seorang cracker bisa saja mencuri data-data pribadi kita seperti password dan account bank yang kita miliki. Hasil penelitian awal dari Symantec yang diterbitkan pada tahun 2008 menyatakan bahwa "kelajuan peluncuran kode yang berbahaya dan perangkat lunak lainnya yang tidak diinginkan, mungkin akan melebihi aplikasi perangkat lunak yang sah".
Mengingat bahaya yang ditimbulkan oleh Malware ini, maka kita sebagai pengguna komputer dan Internet sudah selayaknya mengetahui cara untuk mencegah agar malware tidak menginfeksi komputer kita. Berikut beberapa tips umum yang bisa kita lakukan agar komputer terhindar dari serangan malware:
- Hindari menggunakan program bajakan,crack, nulled.
- Selalu update Sistem Operasi, Software aplikasi, dan Browser yang kita gunakan.
- Pasang Antivirus misalnya Avast, Kaspersky, Norton dsb dan pastikan juga selalu update
- Aktifkan Firewall Windows, klo dirasa masih kurang bisa menggunakan ZoneAlarm Free Firewall
- Hindari membuka website yang menyediakan software bajakan, crack, keygen, website 17+ dsb.
- Jangan asal mendownload file dari internet (layanan file sharing), pastikan dari situs yang terpercaya.
- Jangan membuka email sembarangan dari orang yang tidak kita kenal, apalagi dalam format .exe, .scr, .vbs.
- Dalam membuat password gunakan kombinasi huruf, angka dan karakter unik seperti $,#,@ dsb.
- Pasang Software anti malware, seperti misalnya IObit Malware Fighter, HijackThis, Ad-Aware dan McAfee Site Advisor
- Bersihkan temporary internet file, cookies, autocomplete form. Kita bisa menggunakan tools CCLeaner.
Penyebab komputer lambat dan cara mengatasinya.
Ada Masalah Dengan Komputer Anda ?? Komputer Anda Lelet
Berikut 10 Penyebab komputer lambat dan cara mengatasinya.
1. Komputer lambat karena kekurangan Memory
Masalah komputer lambat karena minimnya RAM yang terpasang merupakan hal yang umumnya sudah diketahui oleh semua pengguna komputer.
Untuk itu cobalah cek kapasitas memory yang terpasang, untuk komputer sekelas Intel Pentium 4 dengan OS Windows XP dan aplikasi standar sebaiknya upgrade-lah memory menjadi minimal 1 GB.
2. Komputer lambat karena terlalu banyaknya program yang terinstall.
Secara pribadi saya sering menemukan komputer terutama milik pribadi yang di-install bermacam-macam program didalamnya, padahal aplikasi tersebut jarang atau bahkan tidak pernah digunakan sama sekali.
Periksalah program apa saja yang terinstall dikomputer dengan cara klik Add/Remove Program di Control Panel dan un-install program-program yang hanya menjadi "accesories" tersebut.
3. Komputer lambat karena terlalu banyak startup programs dan service yang berjalan.
Hal ini berkaitan dengan point no 2, semakin banyak program yang terinstall, semakin banyak pula program dan service yang akan dijalankan ketika windows startup.
Untuk menonaktifkan startup program dan service yang berjalan otomatis tersebut, masuklah ke " System Configuration Utility" dengan cara ketik: msconfig pada menu run, kemudian pada tab service dan startup lakukan uncheck terhadap aplikasi-aplikasi yang tidak diperlukan.
Untuk melihat aplikasi apa saja yang sedang berjalan, kita bisa menggunakan tool Prosesexplorer. Dengan tool ini kita dapat melihat dan menonaktifkan (kill) aplikasi apa saja yang tidak diperlukan atau dicurigai sebagai virus.
4. Komputer lambat karena Temporary File yang sudah membengkak
Penyebab komputer lambat yang ke empat adalah sudah membengkaknya file-file temporary (sementara). Untuk Windows Xp lokasi file tersebut ada di:"C:\Documents and Settings\nama_user\Local Settings\Temp" dan"C:\WINDOWS\Temp".
Untuk membersihkannya, delete-lah file-file yang terdapat di kedua lokasi tersebut atau jalankan program Disk CleanUp dengan cara klik start-run, ketik: "cleanmgr" lalu pilih drive yang akan di-cleanup.
5. Komputer lambat karena terlalu banyak program yang berfungsi sebagai "security program"
Security program seperti program antivirus dan firewall merupakan aplikasi tambahan yang harus ada pada komputer, tetapi janganlah terlalu berlebihan misalnya dengan menginstall 2-3 program antivirus sekaligus.
Untuk masalah security windows, yang terpenting adalah lakukan update, aktifkan firewall dan gunakan antivirus yang tidak membebani komputer seperti misalnya PCMAV Antivirus serta berhati-hatilah ketika menggunakan USB Flashdisk / Memory Card.
6. Komputer lambat karena masalah pada hardisk
Hardisk merupakan komponen kedua setelah RAM yang bisa menyebabkan komputer menjadi lambat. Masalah Komputer lambat yang disebabkan oleh hardisk ini diantaranya karena:
- hardisk low space
- hardisk yang terfragmentasi
- hardisk yang sudah lama, sehingga rpm-nya menurun
- hardisk error / bad sector
Cara mengatasi komputer lambat karena masalah pada hardisk diatas adalah:
- upgrade kapasitas hardisk dengan menambah atau ganti hardisk
- lakukan defragmenter pada hardisk secara berkala
- hindarkan hardisk dari debu, goncangan dan panas berlebih.
- perbaiki kerusakan pada hardisk dengan tool checkdisk.
7. Komputer lambat karena adanya virus, malware atau spyware pada komputer.
Apabila komputer kita sudah terlebih dahulu terserang virus atau malware, maka sebaiknya jalankan Windows Safe Mode, matikan fasilitas system restore dan gunakanlah program Virus Cleaner seperti misalnya Norman Malware Cleaner untuk membersihkan virus atau malware tersebut dan lakukan pula update pada sistem operasi.
8. Komputer lambat karena System Files ada yang corrupt atau bahkan hilang.
Biasanya terjadi setelah komputer terinfeksi virus dan file-file yang terinfeksi tersebut terlanjur rusak atau terdelete oleh antivirus. Solusi yang paling gampang adalah dengan merepair sistem operasi yang digunakan.
9. Komputer lambat karena masalah hardware overheat.
Hardware overheat baik itu terjadi pada hardisk, vga card, processor atau cpu secara umum bisa menyebabkan menurunnya kinerja komputer yang pada akhirnya komputer menjadi hang, lambat atau bahkan sering restart. Untuk itu pastikan sirkulasi udara pada bagian dalam CPU berjalan dengan baik begitu juga pada fan (kipas angin) harus bersih dari debu dan dapat berputar dengan lancar.
10. Komputer lambat karena adanya masalah konektifitas pada jaringan / network
Mungkin itulah beberapa hal penyebab dan cara mengatasi komputer lambat yang bisa saya simpulkan berdasarkan pengalaman yang sering saya temui, tambahan dan koreksi lainnya saya tunggu...thanks.











